Green World Indonesia

Artikel Kesehatan dan Cara Mengobati Penyakit

Jenis Obat Yang Membuat Gemuk

Meskipun ampuh untuk mengobati penyakit, beberapa obat mempunyai efek samping untuk orang yang mengkonsumsinya. Efek samping yang menonjol cukup beragam, salah satunya adalah membuat pasien menjadi gemuk. Ada beberapa obat-obatan yang diketahui dapat membuat gemuk.

Apa saja Jenis-jenis obat yang membuat gemuk ?

Obat-obatan

Depakote
Depakote atau Asam valporik biasanya diberikan terhadap pasien yang memiliki gangguan bipolar. Bipolar merupakan suatu gangguan terhadap suasana hati, mood, atau perasaan yang muncul pada waktu tertentu, bahkan dengan kondisi kejang. Sebuah penelitian pada tahun 2007 yang melibatkan pasien epilepsi menunjukkan, 44% wanita dan 24% laki-laki mengalami kenaikan berat badan sebanyak 5 kg atau lebih saat mengonsumsi Depakote selama kurun waktu satu tahun. Obat ini dipercaya dapat mempengaruhi protein yang berelasi dengan nafsu makan dan juga metabolisme.

Thorazine (klorpromazin)
Thorazine adalah antipsikotik generasi awal yang memasuki pasar pada tahun 1954. Thorazine diklaim juga dapat menyebabkan naiknya berat badan. Thorazine mempunyai aktivitas antihistamine yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan.

Remeron (Mirtazapine)
Walaupun obat ini memiliki kandungan antidepresan yang dapat meningkatkan norepinefrin (hormon kebahagiaan) dan serotonin, namun obat ini juga mengandung antihistamine yang dapat meningkatkan berat badan anda.

Deltasone (Prednisone)
Kortikosteroid oral seperti Deltasone memiliki risiko meningkatnya berat badan, terlebih untuk penggunaan jangka panjang.

Zyprexa (Olanzpine)
Zyprexa dipercaya memiliki peran dalam naiknya berat badan hingga 7%. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2005 yang menunjukkan bahwa sekitar 30% orang yang mengonsumsi Zyprexa mengalami kenaikan berat badan lebih dari 7% dalam kurun waktu 18 bulan. Kenaikain berat badan tersebut dikarenakan efek dari antihistamine.

Comments are currently closed.