Green World Indonesia

Artikel Kesehatan dan Cara Mengobati Penyakit

Sekilas Tentang Penyakit Parkinson

Apakah anda pernah mengalami gemetar secara tiba-tiba ? Atau juga pernah mengalami susah berjalan padahal tidak kenapa-kenapa ? Apabila pernah, itu adalah pertanda penyakit parkinson sedang berada dalam diri anda. Kenali Sekilas Tentang Penyakit Parkinson hanya disini.

Parkinson merupakan penyakit degenerasi saraf progresif. Parkinson sering ditandai oleh gejala tremor atau kita kenal dengan gemetar walaupun gejalanya belum terlalu jelas pada awal penyakit itu datang.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia), turut memberikan informasi Tentang Penyakit Parkinson pada peringatan hari parkinson sedunia 2013 lewat jumpa PERS.

Gejalanya belum terlalu jelas diawal-awal penyakit, hilang-timbul dan tidak khas. Gejala yang paling sering ditemukan adalah adanya tremor atau gemetaran. Apabila berjalan, biasanya tangan akan bergerak. Namun kalau si penderita Parkinson terkena di bagian sisi kanan, tangan kanannya tidak bergerak alias diam saja. Walaupun begitu, dari 25 persen jumlah pasien Parkinson, gejala yang hampir sering timbul adalah tremor.

Saat menulis, tulisan penderita parkinson biasanya lama-lama akan semakin mengecil sampai tidak terbaca. Dan jika terjadi di usia produktif, maka akan mengganggu pekerjaannya. Selain itu, gejala lain Parkinson bisa dilihat dari ekspresi wajah, di mana ekspresinya cenderung kaku seperti topeng. Gangguan suara hingga menjadi kecil, serta adanya gangguan kordinasi di tangan juga termasuk gejala-gejala penyakit parkinson.

Gejala-gejala dari Penyakit Parkinson

  • Tremor
    Tremor sering terjadi ketika istirahat. Contohnya adalah saat seseorang istirahat, tidak melakukan kegiatan apapun namun tiba-tiba tangannya gemetar. Contoh lain adalah saat sedang berbicara, ibu jari bergerak sendiri.
  • Ridigitas
    Pasien biasanya terlihat kaku, terlebih saat berjalan.
  • Akinesia
    Jika kita memperhatikan pasien Parkinson, matanya jarang berkedip. Mukanya juga terlihat kaku seperti topeng dan tidak ada ekspresi.
  • Postural disability
    Pasien parkinson cenderung tidak stabil saat berjalan, bahkan kadang-kadang jatuh.

Diagnosa dari Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson murni didiagnosis secara klinis, tidak ada pemeriksaan laboratorium atau MRI dalam mendeteksi penyakit parkinson. Maka dari itu, untuk mendiagnosis apakah seseorang terkena penyakit parkinson atau tidak, dibutuhkan dokter-dokter yang sangat berkompeten dibidangnya sebagai contoh dokter spesialis saraf. Hal ini dikarenakan dokter spesialis saraf mempelajari penyakit tersebut.

Seseorang didiagnosis penyakit parkinson apabila ada dua gejala dari yang sudah saya informasikan. Gejala yang bernama postural disability adalah gejala penyakit parkinson yang sudah parah.

Gejala Parkinson tersebut juga bisa terjadi pada penyakit lainnya akibat kerusakan otak, misalnya adalah penyakit stroke. Pasien-pasien yang pernah mengalami infeksi otak bisa juga mengalami gejala-gejala itu. Hal-hal yang seperti ini disebut Parkinsonisme, gejala-gejala Parkinson yang diakibatkan oleh penyakit lain di otak.

Comments are currently closed.