Cara Berkembang Biak Anggrek Dendrobium

Anggrek Dendrobium berkembang biak dengan 2 cara yaitu secara generatif dan vegetatif. Nah, pada artikel ini saya akan mencoba mengulas 2 cara berkembang biak anggrek dendrobium tersebut. Secara generatif perkembangbiakan dilakukan dengan pembuahan yang dilakukan oleh alat kelamin jantan (benang sari) dan alat kelamin betina (putih). Sedangkan perkembangbiakan vegetatif dilakukan tanpa melalui proses pembuahan, pada Anggrek dendrobium perkembangbiakan vegetatif ini dapat dilakukan dengan cara Stek batang, pemisahan anakan dan kultur jaringan.

Perkembangbiakan Secara Vegetatif

Dibandingkan dengan jenis anggrek lainnya, dendrobium termasuk jenis yang mudah untuk diperbanyak. Biasanya para pembudidaya mengembangbiakan anggrek dendobrium secara vegetatif dengan menggunakan batangnya.

Anda dapat memanfaatkan batang dari anggrek dendrobium yang sudah tidak berdaun. Batang ini terbentuk ketika anggrek telah selesai berbunga, dimana selanjutnya daun di batang tersebut akan rontok. Kalau dibiarkan saja, batang yang sudah tidak berdaun ini akan mengering. Oleh karena itu, sebaiknya kita manfaatkan saja batang tersebut untuk dikembangbiakan menjadi anggrek-anggrek baru yang memiliki sifat sama dengan indukannya.

Untuk melakukan hal tersebut, pertama-tama batang yang sudah tidak berdaun ini kita potong pada bagian pangkal batangnya. Kemudian, batang tersebut kita ikat dengan tali pada bagian pangkalnya. Langkah selanjutnya adalah menggantung batang yang telah ikat itu pada tempat yang sejuk. Jika cuaca sedang panas, anda perlu menyiramnya setiap pagi dan sore hari untuk menjaga kelembapannya. Dalam waktu 2 minggu akan muncul tunas pada ujung batang anggrek dendrobium ini. Setelah muncul tunas, anda bisa menanamnya ke dalam media tanam anggrek. Cara perkembangbiakan anggrek dendrobium ini disebut dengan nama stek batang.

Selain menggunakan stek batang perkembangbiakan anggrek dendrobium secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara berikut ini :

  1. Pemisahan anakan, tingkat keberhasilannya juga tinggi. Sayangnya jumlah anakan anggrek terbatas sehingga tidak dapat memproduksi anggrek dendrobium dalam sekala besar.
  2. Pemisahan keki, keki biasanya tumbuh diujung bulb, saat keki sudah memiliki akar yang cukup banyak anda dapat memotongnya dan dipindahkan ke media tanam baru.
  3. Kultur, cara berkembang biak ini hanya dapat dilakukan di lab dengan peralatan yang cukup lengkap. Dengan menggunakan sedikit bagian tubuh anggrek dapat dihasilkan ribuan anakan anggrek baru.

Anggrek Dendrobium Berkembang Biak Dengan Cara Generatif

Reproduksi generatif dendrobium dapat dilakukan secara alami ataupun dengan bantuan manusia. Seringkali, pembudidaya berusaha mengawinkan 2 tanaman yang berbeda varietas untuk menghasilkan varietas baru. Caranya dengan mengambil benang sari dari tanaman satu lalu dimasukkan ke putik tanaman lainnya, sehingga terjadilah pembuahan.

Secara alami, penyerbukan biasanya dilakukan dengan bantuan serangga. Dendrobium memiliki labellum yang berwarna-warni untuk menarik serangga penyerbuk. Setelah serangga tertarik dan mendarat kesana, benang sari akan menempel kedalam tubuhnya. Kemudian, benang sari tersebut akan terbawa ke anggrek lain dimana ia akan menempel pada stigma dan akan turun ke ovarium. Begitu masuk ke dalam ovarium, benang sari akan membuahi ovum untuk menghasilkan sebuah benih.

Tinggalkan komentar